Sejarah dan Profil FPPTI DIY

Terbentuknya Perkumpulan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) diusulkan pada Seminar Forum Komunikasi Pembinaan Perpustakaan Perguruan Tinggi se-Jawa, yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI pada tanggal 29 – 30 September 1999 dan Musyawarah Nasional tanggal 10 – 12 Oktober 2000 di Ciawi, Bogor. Peserta terdiri dari para Kepala Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang sepakat membentuk Perkumpulan sebagai wadah yang dapat menjalin Kerjasama untuk meningkatkan perannya dalam menunjang Tridharma Perguruan Tinggi. Oleh sebab itu tanggal 12 Oktober 2000 sebagai tanggal berdirinya FPPTI Pusat.

Berdirinya organisasi ini didasarkan pada realita bahwa perpustakaan Perguruan Tinggi belum mampu berperan optimal dalam menunjang Tridharma Perguruan Tinggi, adanya kesenjangan pendidikan tenaga fungsional pustakawan dan dosen, seretnya kerjasama antar perpustakaan Perguruan Tinggi, dan rendahnya pendidikan pengelola perpustakaan Perguruan Tinggi. Dengan dilandasi asas kemitraan, pengelolan perpustakaan perguruan tinggi akan meningkatkan kualitas SDM mereka bersama dengan Perpustakaan Nasional sebagai fasilitator dan dinamisator. Oleh karena itu terwujudnya FPPTI ini diharapkan mampu meningkatkan profesi sumber daya manusia perpustakaan, kerjasama antar perpustakaan PT, dan meningkatnya peran perpustakaan PT dalam menunjang Tridharma Perguruan Tinggi. (sumber AD ART FPPTI)

Embrio berdirinya FPPTI DIY bermula dari pertemuan pengelola Perpustakaan PTN dan PTS se DIY di Auditorium UII Jl. Cik Ditiro Yogyakarta, yang dihadiri oleh Dra. Luki Wijayanti, M.Si (Ketua FPPTI Pusat) pada tahun tersebut. Kemudian diselenggarakan rapat di UPT Perpustakaan UII Jl. Kaliurang Km 14,5 Yogyakarta tentang pembentukan formatur calon pengurus FPPTI DIY. Pada tanggal 14 November 2003 formatur mengadakan rapat lagi di UPT Perpustakaan UGM unit 1 Bulaksumur Yogyakarta untuk melengkapi kepengurusan FPPTI DIY. Kemudian tanggal 14 Nopember 2003 disepakati sebagai tanggal berdirinya FPPTI Propinsi DIY. Saat ini kantor kesekretariatan FPPTI DIY berada di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Jl Laksda Adisucipto, Yogyakarta, Indonesia 55281.

Kepemimpinan FPPTI DIY
Ketua FPPTI DIY memiliki masa jabatan selama tiga (3) tahun. Adapun daftar nama Ketua FPPTI DIY sejak berdiri tahun 2003 sebagai berikut:

2003 – 2007         Karminto, S.H.                                                (1 periode)

2007 – 2010         Sri Hartati, S.H.                                              (1 periode)

2010 – 2013         Umi Proboyekti, S.Kom., MLIS                    (1 periode)

2013 – 2016         Anastasia Tri Susiati, S.Kom., M.A.              (1 periode)

2016 – 2022         Heri Abi Burachman Hakim, SIP., M.IP.       (2 periode)

2023 – sekarang   Risty Prasetyawati, SIP., M.A.

Perkembangan Keanggotaan
Pada tahun 2023 jumlah anggota FPPTI DIY yang dikelola ada sebanyak 94 perpustakaan (88%) dari total 106 Perguruan Tinggi di DIY. Sehingga perpustakaan PT DIY yang belum bergabung dengan FPPTI DIY sebanyak 12 perpustakaan PT. Namun dari banyaknya anggota FPPTI DIY terdapat 20% anggota yang tidak aktif dan belum membayar iuran tahunan.

Akreditasi Perpustakaan Anggota
Pentingnya mutu atau kualitas (quality) telah menjadi perhatian pengelola perpustakaan perguruan tinggi. Perpustakaan Nasional RI telah menyusun standar yang dapat dijadikan acuan minimal dalam penyelenggaraan perpustakaan perguruan tinggi yang berkualitas. Suatu bentuk formal pengakuan terhadap pemenuhan standar tersebut yaitu dengan pelaksanaan akreditasi perpustakaan. Akreditasi perpustakaaan bertujuan untuk memperbaiki perpustakaan yang diakreditasi sehingga bermanfaat untuk membangun kualitas perpustakaan.

Sesuai amanat UU RI No 43 tahun 2007 dan PP No 24 tahun 2014, Perpustakaan Nasional telah membentuk Lembaga Akreditasi Perpustakaan Nasional (LAP-N). Sertifikat terakreditasi dapat diperoleh suatu perpustakaan berdasarkan jumlah nilai tertimbang dari komponen-komponen layanan, kerjasama, koleksi, pengorganisasian materi perpustakaan, sumber daya manusia, gedung/ruang dan sarana prasarana, anggaran, manajemen perpustakaan, perawatan koleksi, dan kerja sama.

Perpustakaan memiliki tanggungjawab untuk menjaga mutunya supaya layanan yang diberikan ke pemustaka dapat memenuhi standar minimal layanan. Adapun perpustakaan Perguruan Tinggi di DIY baik negeri maupun swasta yang telah melakukan akreditasi perpustakaan antara lain:

  1. Universitas Gadjah Mada (Akreditasi A)
  2. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Akreditasi A)
  3. Institut Seni Indonesia Yogyakarta (Akreditasi A)
  4. Universitas Islam Indonesia (Akreditasi A)
  5. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Akreditasi A)
  6. Universitas Kristen Duta Wacana (Akreditasi A)
  7. Universitas Atma Jaya Yogyakarta (Akreditasi A)
  8. Universitas Aisyiah Yogyakarta (Akreditasi A)
  9. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (Akreditasi A)
  10. Universitas jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Akreditasi A)
  11. Universitas Amikom Yogyakarta (Akreditasi A)
  12. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta (Akreditasi A)

Kerjasama
FPPTI DIY menjalin kerja sama dengan beberapa pihak dan organisasi lain guna memaksimalkan peran FPPTI di DIY. Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan seperti akreditasi perpustakaan, sertifikasi pustakawan, seminar, workshop, dll. Selain itu perpustakaan juga menjalin kerja sama dengan perpustakaan-perpustakaan dari intansi lain untuk resource sharing.

Dalam menghadapi isu-isu perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat, perpustakaan berlomba-lomba membangun image untuk meningkatkan daya tarik pemustaka misalnya meningkatkan fasilitas untuk kenyamanan pemustaka, dll.

Adapun kerja sama yang telah dijalin antara lain:

  1. Perpustakaan Nasional RI dengan 41 anggota FPPTI DIY (2023 – 2026)
  2. Bernas
  3. KR
  4. STPN
  5. STIM YKPN

Organisasi dan Tata Kelola
Struktur organisasi FPPTI DIY telah ditetapkan oleh Ketua FPPTI Pusat pada Tahun 2003 yang mana Ketua didampingi Pembina dan Penasehat, Ketua dibantu oleh Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, Divisi I Teknologi Informasi, Divisi II Kerjasama dan jejaring, dan Divisi III Sumber Daya Manusia. Namun saat ini telah terjadi perubahan dengan penyeragaman penamaan pengurus sesuai kebijakan FPPTI Pusat, perubahan itu antara lain; 1) Pembina diubah menjadi Pengawas, 2) Divisi diubah menjadi Komisi.

Kepengurusan FPPTI DIY periode 2023 – 2026 telah dilantik pada tanggal 21 Maret 2023 di Auditorium Lt 4 Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. Susunan Kepengurusan tersebut yaitu Ketua didampingi oleh Pengawas dan Penasehat, Ketua dibantu oleh Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, Komisi I Pengembangan Perpustakaan dan Teknologi Informasi, Komisi II Humas, Dokumentasi, dan Publikasi, serta Komisi III Kerjasama dan Jejaring. Adapun surat keputusan kepengurusan ini terlampir.

Sarana dan Prasarana
Adapun sarana prasarana yang dimiliki FPPTI DIY sebagai berikut:

No

Jenis Barang

Jumlah

Satuan

Merk / Spek.

Kondisi

PIC

1

Bendera Pataka

1

Unit

Baik

Gretha

2

Printer

1

Unit

Epson

Baik

Krisna

3

Container box

1

Unit

Lion star

Baik

Risty